sahabat, sahabat adalah orang yang paling mengerti kita..
orang yang berdiri paling depan untuk membela kita..
orang yang paling bersemangat mendukung kemajuan kita..
namun, mesti begitu..
haruskah sahabat juga berhak menetukan pilihan kita..?
sepertinya tidak..
meski sahabat adalah orang paling tahu segala hal tentang kita..
tak berarti ia juga menjadi penentu tentang setiap pilhan yang kita pilih..
meski sahabat memiliki porsi dalam hal itu..
namun itu hanya sebatas memberi nasehat..
yaa, nasehat..
itu yang diperlukan jika sang sahabat menetukan pilihan meskipun salah..
bukan berarti lantas sahabat menjelma menjadi sosok musuh bagi sahabatnya..
ketahuilah setiap orang yang ada dalam hidup kita itu..
punya porsi dan kotakan-kotakan mana yang harus ia masuki dan tidak..
batasan-batasan mana yang harus ia lewati dan harus ia berhenti..
jika nanti apapun yang sahabatmu alami atas pilihannya..
yang pasti tugasmu sudah cukup dalam batasan-batasan dan kotakan-kotakan itu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar